BARRISTER BABU 27 FEBRUARI 2020 EPISODE 13
INTERPRETASI SINOPSIS : MADE TITIS MAERANI
ESKRIPSI FILM :
Bondita akan di jebak dalam rencana Binoy yang telah mengundang para Janda untuk membawanya pergi bertemu dengan ibunya dan Munshi diminta Binoy untuk melakukan perintahnya, namun buruknya Anirudh jatuh pingsan dan tidak menyadari bahaya yang terjadi pada Bondita.
SINOPSIS EPISODE 13
Keempat Janda dan Munshi berusaha untuk membohongi Bondita. Munshi mengatakan pada Bondita "Kau akan kembali setelah pagi hari, kau boleh bertanya pada mereka" (Para Janda). Bondita bertanya pada Munshi "mengapa kau tidak memberitahu pada ku sebelumnya jika kita akan membawa ibu ?".., tapi bagaimana ibu ku akan datang?".., jika ritualtidak di penuhi".
Janda 3 mengatakan "Kami akan memenuhi ritual yang tertunda".., bahkan kau sendiri tidak akan bisa mengenali diri mu sendiri”. Bondita mengatakan “tapi ibu ku dalam waktu yang singkat akan mengenali ku”.., “mari kita segera pergi, aku ingin pergi bertemu dengan ibu ku”.., aku sangat merindukan Ibu ku”..”Ayo kita pergi”. Munshi menyentuh kepala Bondita mengatakan “iya”
Keempat orang janda membawa Bondita
bersama dengannya. Bondita sangat senang berkata kepada semua janda “Ayo pergi
menemui Ibu ku, Ayolah”. Bondita mengatakan “aku tidak bisa datang, Ibu bilang
pada ku untuk tidak pergi kemana pun tanpa izin dari suami ku, dimanakah suami
ku?”.., “aku akan naik mobil besar besama dengannya
untuk membawa ibu”.., “panggilkan suami ku”.
Anirudh mencoba untuk berbicara dengan Sudamini yang mengunci dirinya “ Bukalah pintunya, Mini”.., Mini, aku datang untuk menyatakan perasaan kupada mu, mini!”.., Tolong buka pintunya!”.., biarkan aku masuk”.
Sudamini menarik rak buffet kearah pintu kamarnya dan Anirudh memohon agar Sudamini membuka pintunya, Sudamini menjauhi pintu dan Anirudh mendatangi jendela kaca kamarnya, Anirudh dan Sudamini menangis. Lalu Anirudh memecahakan kaca jendelanya, ia berkata pada Sudamini bahwa pecahan kaca ini tidak bisa kembali pada bentuk aslinya, aku tahu itu, tapi..” aku bisa mencoba memperbaiki kesalah pahaman yang kau miliki, kan?”. Sudamini hanya menangis.
Munshi mengatakan pada Bondita “Tapi suami mu bilang untuk mengirimkan mu bersama dengan mereka”. Bodnita mengatakan “Benarkah?”.., aku akan pergi”.., ketika kau bertemu dengannya katakan padanya aku sering sekali mencarinya”.., tapi dimana semua boneka ku?”. Munshi berkata “mereka telah menyimpan barang itu”. Janda lainnya menunjukkan bungkusan yang ada ditangannya pada Bondita.
Bondita berkata “Dewi durga, suami ku pria yang sangat aneh!”..,”Kadang dia marah dan bertriak dilain waktu, terkadang dia sendiri yang menawarkan makanan dan sekarang dia akan mengirim ku untuk membawa ibu, apakah dia sudah memberitahu ku sebelumnya bahwa aku akan pergi lebih cepat”. Bondita mengajak keempat janda untuk bergegas pergi, Binoy tersenyum puas dan melihat dari kejauhan.
Anirudh bertanya pada Sudamini “apakah aku sudah tidak punya hak lagi untuk mu?”. sudamini mengatakan pada Anirudh “kau mengatakan pada ku, kau tidak akan membuat ku menunggu.., tapi sekarang aku akan hidup menderita seumur hidup”. Anirudh mengatakan “aku menyesalinya, Mini”..,”aku telah membuat kesalahan”.., “ayah ku benar ini hanyalah kegilaan ku, aku ini orang gila Mini”..”apakah kau mau memberikan ku kesempatan untuk mendekati mu?’.., “Untuk menebus kesalahan ku?”. Sudamini mencoba untuk menyentuh tangan Anirudh namun mengingat ucapan Som bahwa Anirudh telah menjadikan wanita lain sebagai kakak ipar, Sudamini mengurungkannya dan berkata pada Anirudh “ Bagimu aku bukanlah siapa-siapa”.., “pergilah kau dari sini.., pergi ke istri mu”. Sudamini marah dan pergi. Bondita sangat senang dan pergi bersama dengan keempat janda, Binoy mengatakan”sekarang dia telah melewati batas pintu.., kau tidak akan bisa kembali kesini”..,”selamat tinggal”.Keempat Janda membawa Bondita pergi dan membohonginya.
Saurabh datang menemui Sampoorna yang saat itu sedang tidur bersama dengan Bibi Surabh, Sampoorna sangat gelisah memikirkan Bondita dan terbangun. Saurabh datang dan membisikan agar Sampoorna datang menemuinya, Sampoorna terkejut dan ketakutan saat melihat wanita itu tudur membalik posisinya, Saurabh terus memanggil, Sampoorna memintanya untuk tidak berisik. Saurabh meminta agar Sampoorna datang menemuinya, Sampoorna menolaknya "Ini Kalaratri".., tidak tepat untuk kita berbicara"dan meminta Surabh untuk pergi. Surabh bertanya pada Sampoorna "apakah kau khawatir dengan Adik mu?". Sampoorna mengangguk, Saurabh mengatakan bahwa mereka akan pulang bersama, lalu bagaimana aku tahu apa yang terjadi padanya?". Sampoorna Khawatir jika Bibi Surabh bangun dan berkata pada Surabh bahwa "Pria itu seorang pengacara.., bukankah dia putra dari tuan mu?". Saurabh mengiakan, Sampoorna bertanya pada Surabh "apakah dia tau tentang Bondita?".., dimana dia dan bagaimana dia?".."tolong cari tahu". Sampoorna meminta pada Saurabh "aku meminta pada mu, tolong cari tahu dimana Bondita, sampai aku tahu bagaimana dia aku tidak akan bisa tinggal dengan tenang, tolong cari tahu dimana Bondita". Bibi Saurabh datang dan Saurabh bersembunyi, Bibi Saurabh berkata pada Sampoorna "Bukankah aku sudah memberitahu mu bahwa kau harus menjauh dari suami mu malam ini"..,"Bahkan kau tidak bisa masuk kedalam air yang dingin?".., "tapi sepertinya kau sangat ingin bertemu dengan suami mu".., "apakah kau tidak takut untuk melakukan hal yang tidak menguntungkan?".., apakah kau tidak tahu pernikahan akan hancur karenannya?".."Sekarang lupakan. aku hanya ingin melihat kemana kau akan pergi".., ayolah ".."ayolah". Bibi Saurabh membawa Sampoorna pergi.
Diluar kamar Sudamini, Anirudh menangis berkata "aku sudah tidak punya siapa-siapa, mini".., "aku tidak punya siapa-siapa selain kau". Sudamini mengatakan pada Anirudh "Jika kau masih ingin bersama dengan ku, kenapa kau menikah dengan orang lain?"..,"tidak ada yang bisa memsauki hati mu selain aku, tapi itu semua sudah terjadi.., aku tidak ingin mendengar mengapa dan dengan siapa kau menikah, katakan padanya untuk pergi dari sini". Anirudh mengatakan pada Sudamini "aku hanya ingin memebritahu pada mu bahkan aku telah menjadi gila.., dan sampai aku tidak bisa mengungkapkan perasaan ku pada Mini, aku tidak akan pernah pergi dari sini".., "Mini aku ingin memberitahu pada mu apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa".., aku punya janji pada mu, kan?".., bahwa malam ini aku akan mengungkapkan perasaan ku pada mu". Sudamini hanya menangis, Anirudh mengatakan "aku akan memberitahu mu, bahwa aku mencintai mu". Anirudh jatuh dan tak sadarkan diri, Sudamini menyadari bahwa Anirudh sudah tidak berbicara lagi padanya dan ia keluar dari kamarnya. Sudamini menangis menyentuh wajah Anirudh dan ragu.
Sudamini mengusap air matanya dan memangil paman Bhola dan memintanya untuk membawa Anirudh pulang kerumahnya. Sudamini menjauh dan Paman Bhola menggendong Anirudh di punggungnya, Sudamini menangis. Keempat orang Janda membawa Bondita pergi bersama dengan mereka dengan berjalan kaki, Bondita sangat senang. Munshi kembali kerumahnya, Istrinya membukakan pintu, Istrinya bertanya pada Munshi :kenapa kau dipanggil begitu larut malam?".., apakah semuanya baik-baik saja?". Saurabh datang dan mendengar dari kejauhan, Munshi mengatakan pada istrinya "Anirudh menikah dengan saudara perempuan pengantin wanita (Sampoorna) sehingga dia tidak melakukan Sati". Istri Munshi terkejut, Munshi mengatakan pada Istrinya "dan dia membawanya kesini, kerumah Roy Cahudhary". Istri Munshi mengatakan "Jadi tuan Binoy Roy Cahudry tidak marah?". Munshi mengatakan "Tuan Binoy tau kapan dia marah dan juga sebaliknya". Istri Munshi bertanya "Jadi menerima gadis itu sebagai pengantin?". Munshi memarahi istrinya "apakah kau sudah gila?".., mereka telah meneukan jalan keluar, Tuan Binoy telah mengundang para janda dari Vrindavan sehingga semua janda itu sehingga semua janda itu akan membuat Bondita sebagai Janda anak dan membawanya bersama dengan mereka selamanaya ke Virndavan, aku telah meninggalkannya sendiri". Istri Munshi berkata "ya itulah tardisi dan harus diikuti".., lihatlah kita hanyalah orang biasa, kita tidak punya pilihan selain mengikuti perintah dari tuan kita, kau telah melakukan hal yang benar".
Saurabh pergi ke kamar Anirudh yang sedang tertidur pulas dan mencoba utnuk membangukan Anirudh "Tolong bangunlah".., tolong selamatkan istri mu (pengantin baru), dia akan dijadikan mangsa dari dosa, sitri mu akan menjadi janda bahkan jika dia sudah menikah, Anirudh tolong bantulah istri mu, jika tidak kau kaan menyesali keputusan mu jika kau terlambat hari ini, kau yang telah menyelamatkannya dari korban Sati tapi kau tidak akan menyelamatkannya untuk pa nggilan menjadi janda".., bangunlah Anirudh". Keempat janda membawa Bondita ketempat yang sepi dan akan menyebrangi sungai
Bondita bertanya pada keempat orang janda "apakah kita akan pergi ketempat ibu?".., "kenapa kita datang ketepi sungai.., apakah kita akan mandi?". Janda 1 dengan tegas mengatakan "tidak".., dengarkan, kami akan membawa mu keibu mu melalui jalur air". Bondita mengatakan "apakah kau bersumpah?".., "apakah kita akan menaiki perahu?". Janda 1 mengatakan "Iya". Bondita mengatakan "Kalau begitu ayo pergi".., mengapa kita harus menunggu". Janda 1 bertanya pada Bondita "apakah kau akan berenang dan pergi?". Bondita menggelengkan kepalanya dan bertanya "apakah kau tau caranya berenang?". Janda 1 berkata "Tidak" Bondita mengatakan "dan tenggelam?". Janda 1 memarahi Bondita "Tidak bisakah kau untuk tetap diam?". Bondita bertanya pada Janda 1 "Tidak bisakah kau utuk cepat?".., ibu ku pasti sudah menunggu ku". Janda 1 marah berkata pada Bondita "Kami akan pergi ke ibu mu setelah pemilik perahu ada disini bersama dengan perahunya". Janda 2 bertanya pada Janda 3 "dimanakah posisi Malla, apakah kau sudah memberitahunya bahwa kita akan pergi jauh?".., "kita harus pergi ke Vrindavan sebelum siang hari". Keempat orang Janda menunggu perahu.
Saurabh berusaha untuk membangunkan Anirudh "Para Janda dari Vindavan ada disini, tuan Anirudh".., untuk membawa istri mu bersama mereka, mereka akan membuat istri mu menjadi janda".., Tolong selamatlkan istri mu (pengantin baru).., bangunlah".., jika tidak kau tidak akan bisa mencari istri mu jika para janda dari Vrindavan membawa istri mu kesana, istri mu tidak akan pernah bisa kembali". Saurabh menguyur Anirudh dengan air dan Anirudh bangun, Saurabh berkata "Tuan Anirud bangunlah.., bangun dan dengarkan aku, para janda dari Vrindavan ada disini.., mereka ingin membawa bondita bersama mereka untuk selamanya, bangunlah dan selamatkan Bondita". Saurabh mengulangi kata-katanya dan Anirudh terbangun dari tidurnya bahwa para janda dari Vrindavan akan membawa Bondita akan membawanya. Saurabh mengatakan pada Anirudh "Kau tidak bisa membuang waktu lagi".., bagaimana jika kau tidak akan pernah bertemu dengannya?".., selamatkan Bondita, Anirudh, selamatkan diaPerahu telah menjemput keempat janda, janda 4 mengatakan "Lihatlah tukang perahu ada disana, sekarang ketika perahu didayung itu hanya akan berhenti di Vrindavan". Perahu telah sampai.
Anirudh bertanya pada Saurabh "kenapa tidak ada yang menghentikannya untuk di bawa pergi?". Sauarbh mengatakan pada Anirudh "adakah yang bisa dilakukan ketika perintah diberikan oleh ayah mu". Anirudh bertanya "apakah ayah telah meminta kau untuk melakukannya?". Saurabh mengatakan pada Anirudh "Tidak ada gunanya untuk membahas kegilaan seperti itu".., pergilah ketepi sungai, hentikan parajanda Vrindavan untuk membawanya pergi".., jika tidak istri mu selamanya akan menjadi janda anak". Anirudh terkejut dan langsung bangkit, Saurabh mengatakan "selamatkan istri mu". Anirudh bergegas berlari dan Bondita akan naik keperahu bersama dengan keempat janda Vrindavan. Binoy datang menghalangi Anirudh, Bondita ragu untuk menaiki perahu. Binoy dan Anirudh saling bertatapan satu sama lain, Bondita melangkah mundur dari perahu, dan berkata pada keempat janda "aku tidak akan menaiki perahu". Janda 2 bertanya pada Bondita "apakah kau tidak mau menemui ibu mu?". Bondita bertanya "kenapa kita tidak melakukannya?".., "tidak bisakah perahu ini pergi kedesa ku?". Janda 4 meykinkan Bondita berkata "Kenapa tidak?".., perahu ini cukup besar". Bondita mengatakan "Itulah masalahnya, apakah kalian ingin aku pergi kedesa lain?". Keempat Janda terlihat kesal, Bondita menuntut jawaban mereka "katakan pada ku". Janda 4 berkata pada Bondita "kemana lagi kami akan membawa mu selain kedesa mu?". Bondita mengatakan "mungkin aku masih anak-anak, tapi aku tidak bodoh".., "aku belum pernah melihat perhau besar di desa ku.., dan paman memberitahu ku bahwa ada sebuah perahu tersangkut ditengah sungai, lalu bagaimana perahu ini akan sampai di desa ku?"..,, katakan pada ku". Janda 3 mengatakan pada Bondita "jangan menggunakan otak dan lidah mu lebih dari pada yang diperlukan, tapi kami akan mengambil otak dan juga keangkuhan mu melalu air bersama dengan kami, dan kau tidak akan bisa menggunakan otak mu disana". Bondita bertanya "apakah kalian tidak akan membawa ku kedasa ibu ku?". Janda 3 berkata pada Bondita "bukan pada ibu mu, kami akan membawa mu pada ma devi".., "kau tidak akan bisa menggunakan otak mu disana"..,"kau tidak akan memiliki pakian berwarna atau juga kehidupan yang hidup, kemilau tidak hanya barang berharga tapi juga wajah mu yang akan hilang". Bondita ketakutan dan keempat Janda menyeringai, Bondita mengatakan "kevrindavan?". Bondita melihat bungkusan pakiannya dan mengingat ucapan sumitra tentang patung dewi dan ucapan ibunya untuk memberitahu jika dirinya membutuhkannya di tempat mertuanya. Bondita berlari dan mengambil tas bajunya di tangan janda 4. Para Janda mengelilingi bondita, Bondita ketakutan.
Comments
Post a Comment